
Melalui akun Twitter miliknya, Adamas Belva Devara menuliskan bahwa ia tidak terlibat dalam pengambilan keputusan tersebut dan tidak tahu menahu soal keikutsertaan Ruangguru dalam program kartu Prakerja.
Belva Devara mengatakan ia tidak ikut dalam pengambilan keputusan Kartu Prakerja termasuk besaran anggarannya. Buktinya ia tidak pernah mengikuti rapat mengenai Kartu Prakerja bersama Menteri Koordinator Perekonomian dan manajemen pelaksana (PMO).
"Perlu diluruskan bahwa kebijakan prakerja adalah bagian dari kampanye Presiden Jokowi dari pertengahan tahun 2019. Saya ditunjuk sebagai staf khusus di November 2019. Kebijakan program prakerja sudah dilakukan sebelum saya menjadi staf," ujar Belva seperti dikutip Rabu (15/4/2020).
Belva menambahkan pemilihan mitra Kartu Prakerja dilakukan secara independen yang semua mengikuti proses seleksi dari akhir tahun 2019 yang dibuka secara umum. Jadi bukan melakukan penunjukkan langsung.
"Saya sedang konfirmasi ulang ke Istana apakah memang ada konflik kepentingan yg ditanyakan teman- semua di sini, walaupun saya tidak ikut proses seleksi mitra. Jika ada, tentu saya siap mundur dari stafsus saat ini juga. Saya tidak mau menyalahi aturan apapun," terangnya.
Belva mengungkapkan soal kewenangannya staf khusus ada mekanisme batasan-batasan wewenang yang tidak mencakup membuat keputusan. Banyak pekerjaan juga dilakukan secara kolektif dan itu sebabnya kebanyakan programnya sebenarnya di digital services (human centered design dan master data nasional).
"Walau tidak ada yg dilanggar secara hukum, sebenarnya demi menghindari persepsi/asumsi, saya siap dan sudah menawarkan untuk mundur. Namun keputusan mundur adalah keputusan besar dan harus didiskusikan dengan Istana. Jadi mohon dipahami bukan hanya masalah saya mau/tidak," jelasnya.
"ada" - Google Berita
April 15, 2020 at 06:34PM
https://ift.tt/2wHasqF
Ada Ruangguru di Kartu Prakerja, Ini Jawaban Belva Devara - CNBC Indonesia
"ada" - Google Berita
https://ift.tt/2LMx7oW
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Ada Ruangguru di Kartu Prakerja, Ini Jawaban Belva Devara - CNBC Indonesia"
Post a Comment